Bayang-Bayang Gurita (1)

Oleh : Jerry D.Gray (H. Abdurachman)

Sejak jaman Adam dan Hawa, manusia sudah mulai saling berselisih, satu dengan yang lain, tidak pernah ada masa dimana kepuasan itu tercapai, semua ini bagian dari keserakahan dan kekuasaan, apapun konsekuensinya.

Kota demi kota dibangun, dimana pembangunan selalu melebihi dari pembangunan sebelumnya. Kekuasaan terhadap wilayah jajahan, lahan tanaman tumbuh dengan noda darah, sementara jutaan manusia kelaparan, bahkan banyak yang menemui ajal akibat dari itu. Seakan manusia sudah kehilangan kesadaran dan ingatan mereka, terlupa awal mula mengapa manusia diturunkan ke bumi ini.



Tuhan menempatkan/menurunkan manusia untuk menjaga dan merawat bumi yang sangat berharga ini serta melakukan apa yang diperintahkan Nya dan hanya dengan cara Nya. Dia telah memperingatkan kita bahwa Setan adalah musuh besar manusia dan kita harus berjaga-jaga dari segala tipu dayanya jika manusia tidak ingin masuk kedalam neraka jahanam.
Berjalannya dengan waktu, banyak manusia yang enggan untuk mengikuti ajaran Nya dan menjauhi peringatan Nya. Mereka tumbuh makmur selama Tuhan mengijinkannya, hingga waktu pembalasan tidak bisa terelakkan.

Dimasa ini manusia tampak semakin kuat dan sombong. Kemampuannya membuat dan memiliki bom yang dapat menghancurkan kota dalam sekejab.
Amerika Serikat saja telah memiliki senjata biologi yang mampu menghancurkan planet ini 5000 kali. Alasan apa kiranya yang menyebabkan hal ini bisa terjadi?
Melalui media teknologi moderen, air dapat dihambur-hamburkan dikawasan Saudi Arabia, suatu tempat yang awalnya kering kerontang. Sekarang gurun pasir telah disulap menjadi lahan gandum yang subur. Lahan gandum yang dapat menghidupkan ribuan manusia, sementara
wilayah diseberang Laut Merah didapati jutaan manusia yang kelaparan. Bukankah Saudi Arabia, sebuah Negara yang kaya akan minyak dengan julukan Negara Islam, yang menerapkan hukum Islam? Namun tampaknya keluarga “Kerajaan” hanya perduli terhadap kepentingan diri mereka sendiri. Jika mereka mengulurkan bantuan, mereka lebih terfokus terhadap
bagaimana penampilan mereka; apakah pakaian mereka bebas noda, apakah kacamata gelap mereka sudah pas, lalu mereka mengundang media dari segala penjuru untuk dapat mengabadikan apa yang mereka sumbangkan.

Tampaknya mereka membantu semata-mata hanya untuk dapat dilihat dan sebagai sudut pandang politik saja, bukan bertujuan untuk mendapatkan Ridha dari Allah SWT.
Setiap tahun jutaan perempuan dari segala penjuru dunia berkunjung untuk melakukan ibadah Haji dan Umrah yang harus dilengkapi dengan segala dokumen dimana mereka harus didampingi dengan muhrimnya sesuai dengan hukum Islam. Andai hukum mengatakan demikian, mengapa bisa terjadi terhadap jutaan tenaga kerja wanita (TKW) Indonesia, pergi dan bekerja di Saudi Arabia tanpa harus memerlukan kelengkapan dokumen yang sama sesuai dengan hukum Islam? Apa bedanya diantara kedua mereka? Tampaknya ini merupakan sebuah

Negara yang hipokrit dan bukan penganut hukum Islam dengan benar. Namun sebagian besar Negara dibumi ini menyatakan bahwa Saudi Arabia adalah sebuah Negara Islam yang patut menjadi panutan. Apakah dunia ini telah dibutakan? Tidakkah para muslimin dan muslimat dari segala penjuru dunia sudah tidak lagi membaca Al-Qur’an dan Hadith? Tidak kah terlihat oleh mereka bahwa keluarga kerajaan sudah tidak lebih dari sebuah boneka dan antek-antek politik luar negeri Amerika Serikat?

Sebagian besar jenis penyakit di dunia ini sudah bisa diatasi atau dikendalikan, semua ini berkat kemajuan teknologi moderen. Lalu, mengapa negara-negara seperti Amerika Serikat dan Israel memanfaatkan teknologi yang sama untuk membuat berbagai jenis virus yang tidak mungkin ditemukan penangkalnya justru digunakan untuk membasmi jutaan manusia, terutama di Afrika?

Mengapa negara-negara ketiga diseluruh dunia dihambat dalam mengembangkan potensinya? Indonesia, merupakan salah satu Negara yang kaya akan sumber daya alam dan buminya, dihambat perkembangannya, mengapa? Singapore, sebagai Negara tetangganya, telah menjadi Negara moderen dan subur, sekalipun mereka tidak mempunyai sumber daya alam sekalipun, bahkan lebih terkenal dengan julukan sebagai Negara yang hidup hanya dengan memanfaatkan sumber daya alam dari negara-negara lain sebagai sumber kebutuhan mereka. Hal terkecil sampai pasir yang dibutuhkan untuk pembangunan, bahkan air untuk kebutuhan hidup mereka dapatkan dari negara tetangga seperti Indonesia. Lalu mengapa Negara ini diberi kesempatan untuk menjadi Negara maju sekalipun tidak memiliki apa apa? Adakah seseorang atau sesuatu yang mengendalikan perkembangan dunia ini? Apakah mereka yang menentukan siapa yang akan maju, siapa yang akan terpuruk, siapa yang akan hidup, dan …. siapa yang akan mati?

Pada saat ini segala sesuatu yang terjadi di dunia ini telah terbolak-balik.
Negara-negara miskin semakin miskin, sementara negara-negara kaya semakin kaya. Manusia pada saat ini akan sangat mudah percaya terhadap kebohongan-kebohongan yang nyata, sementara kebenaran yang jelas dan nyata menjadi perdebatan sengit dan pada akhirnya kebenaran itupun tidak dipercayainya. Dunia saat ini dipenuhi dengan para raja dan ratu yang telah membutakan mata serta merampas impian manusia pada umumnya. Apapun yang mereka nyatakan akan diikuti tanpa sedikitpun mempertanyakan otoritas mereka. Contoh mutlak saat ini adalah Presiden George W. Bush hampir semua pernyataan yang keluar dari mulut bibirnya merupakan kebohongan yang diikuti dengan kebohongan berikutnya, dia juga mencampakan konstitusi Amerika, namun warga negara Amerika Serikat mendukung dalam tindakannya menghancurkan negara demi negara, impian demi impian semata-mata hanya untuk memuaskan keserakahan dan kebenciannya terhadap pengikut Islam, Agama yang paling damai dimuka bumi ini.

Kini muncul kembali organisasi yang dulunya merupakan organisasi yang sangat kuat didukung oleh beberapa kalangan rahasia. Organisasi ini hampir menguasai dan mengendalikan kejadian dimuka bumi ini. Mereka yang menentukan siapa yang patut menjadi pemimpin sebuah negara, pemimpin mana yang harus dieliminasi, siapa yang akan hidup dan siapa yang harus mati. Kelompok ini sering kali dijuluki Kebijakan Baru Dunia/New World Order (istilah ini pertama-tama digunakan oleh Presiden H.W. Bush).

Dua peran utama dalam “Kebijakan Baru Dunia~ KBD” ini adalah Freemason (Pemuja Setan) dan kaum Yahudi. Mereka tidak akan berhenti dengan alasan apapun guna mencapai tujuan mereka, sekalipun mereka harus membunuh keluarga sendiri untuk mencapai keberhasilan itu! Ambisi mereka adalah untuk secara keseluruhan dan secara total menguasai jagad raya ini. Untuk mencapai tujuan ini pertama mereka harus menguasai ekonomi dunia. Para Yahudi telah menguasai sebagian besar sector perbankana dunia serta kegiatan-kegiatan usaha kebutuhan utama dunia.

Mereka bekerja berdampingan dengan Freemason dalam melakukan manipulasi dan memperdaya Amerika Serikat dibawah genggaman kekuasaan mereka dengan maksud dan tujuan menguasai ladang perminyakan dunia serta menghalau mereka yang menentang dan
menghambat tujuan mereka yang lebih besar.

Apakah tujuan dan rencana biadab mereka? Mereka berkehendak untuk memadukan satu pemerintahan dunia, satu pemimpin dunia, satu agama baru dan membagi dunia ini menjadi sepuluh propinsi yang mematuhi segala kehendak mereka. Seandainya hal ini dapat tercapai, kebebasan, sebagaimana kita ketahui akan sirna selamanya!

Kebijakan Baru Dunia ingin memutar dan mengendalikan kenyataan agar kita semua menjadi anjing-anjing peliharaan ataupun budak-budak yang patuh pada perintah mereka. Para anggota petinggi Kebijakan Baru Dunia adalah pengikut dan pemuja Setan yang setia, mereka menjadi budak setan guna menghancurkan kita semua dan menggiring sebanyak-banyaknya dari kita masuk kedalam neraka jahanam. Para pengikut setan dijanjikan sorga didunia ini. Sungguh nilai yang sangat kecil jika dibandingkan dengan imbalan yang akan mereka terima di hari kiamat nanti. Kata-kata pengantar ini mungkin terdengar sangat ekstrim dan berlebihan bagi kebanyakan orang, namun mohon pertimbangkan hal-hal berikut. Keberhasilan terbesar
Setan adalah menyakinkan pada umat manusia bahwa dia sesungguhnya tidak ada!

Perlindungan terbaik untuk kita semua adalah persatuan, edukasikan anda semua dan jangan pernah mau ikut dalam tipu daya dan kebohongan Setan jika anda tidak ingin terjerumus selamanya. Maka pada saat paling terpuruklah keyakinan kita harus menjadi yang terkuat.

0 komentar: